Beberapa hari sebelum keberangkatan kami bersiap packing barang dan
logistik yang akan dibawa saya pun membawa logistik yang saya bawa dari rumah
yaitu beras 4 canting, telur 2 butir, minyak sayur 1 botol, masako 2 bungkus,
cabai, bawang putih dan bawang merah, botol air mineral 2 botol dan di bawa ke
sekber.
Dari sekber kami berangkat pukul 13:55 WIB dan menunggu Damri di dekat
Zipur DKT, setelah menunggu beberapa menit Damri yang pertama berangkat dan
sialnya Damri tersebut sudah penuh jadi kami menunggu beberapa menit menunggu
Damri yang ke dua, setelah lama menunggu kami pun berangkat pada pukul 15:47
WIB naik Damri yang ke dua. Di dalam Damri saya duduk bersama Herpian “Conges”
dan bang Rizki “Beser” duduk di belakang kami berdua, beberapa daerah telah
dilalui untuk menuju Palembang, sambil bercerita dan bermain HP tidak kelamaan akhirnya
saya tertidur. Beberapa jam perjalanan akhirnya kami tiba di Palembang dan kami
turun di KM 12 di depan Indomart dan pom bensin pada pukul 19:40, ternyata
sudah ada teman yang menjemput kami yang menunggu di Indomart tersebut yaitu
bang Lery teman pada saat mendaki ke Gunung Kerinci satu tahun lalu. Dari KM 12
kami pun berangkat menggunakan 3 motor menuju Sumbawa ke rumah bang Lery,
sampai Sumbawa pada pukul 20:29, setelah sampai di rumah bang Lery kami pun
beristirahat sejenak, membersihkan tubuh, dan makan. Selesai makan kami pun
mengobrol sebentar dan akhirnya kami tertidur.
Di pagi harinya seusai mandi dan makan kami pun bersiap siap menuju loket
bus menaiki mobil pribadi bang Lery berangkat dari Sumbawa pada pukul 07:30 WIB
menuju loket Bus Epa Star. Dan sampai di loket Bus Epa Star pukul 08:43 WIB.
Pada pukul 10:00 kami berangkat menaiki Bus Epa Star dan berpamitan dengan bang
Lery dan bang Jerry. Setelah berpamitan kami pun pergi dari Palembang menuju
Padang, saat di perjalanan menuju Padang Ac Bus di atas tempat duduk saya bocor
lalu cairan yang berwarna hitam yang keluar dari Actersebut menumpahi baju saya
dan selimut saya dan setelah di benarkan oleh keneknya akhirnya tidak ada lagi
cairan berwarna hitam yang keluar dari Ac tersebut. Dan sayapun tertidur pulas
setelah beberapa jam perjalanan saya pun terbangun dan ternyata Bus tersebut
rest sejenak di RM Simpang Raya pada pukul 16:25 WIB. Kami bertiga oun membeli
nasi ikan 2 bungkus Rp.30.000 dan kami bertiga makan di bawah pohon pinggir jalan.
Selanjutnya melanjutkan perjalanan lagi pada pukul 16:53 WIB, di sepanjang
jalan saya hanya tertidur karena bosan. Pada pukul 18:28 Bus tersebut rest lagi
di pom bensin di Daerah Lempino, dan melanjutkan perjalanan lagi pada pukul
18:44. Sekitar satu hari semalam akhirnya pada pukul 04:52 WIB tiba di
Kabupaten Solok untuk rest sholat subuh dan melanjutkan perjalanan lagi dari
terminal Solok pukul 06:25. Di perjalanan kami disuguhkan pemandangan Danau
Singkarak yang begitu indah banyak pedagang maknan, oleh oleh, dan pedagang
ikan. Pada pukul 08:11 WIB tiba di terminal Padang Panjang, dan berangkat lagi
menuju Bukit Tinggi pukul 08:37 WIB, tiba di terminal bukit tinggi pukul 10:22
WIB, saat tiba di terminal Bukit Tinggi kami pun di tuntun oleh calo tiket menuju
loket tiket untuk ke Pasaman dan membeli tiket Bus dengan harga Rp.105.000,-
untuk 3 orang. Sambil menunggub keberangkatan kami bertiga keliling keliling
terminal tersebut yang begitu besar dan duduk di Masjid sambil makan makanan
yang di bawa oleh bang Rizki “Beser” dan Herpian “Conges” meminta saya untuk
fotoin dia. Setelah beberapa lama menunggu akhirnya kami berangkat menuju
Pasaman dari terminal Bukit Tinggi pada
pukul 12:21, sebelum berangkat di dalam bus kami membeli nasi goreng 3 bungkus
Rp.15.000 untuk 3 orang dan membeli Aqua 1 botol Rp.4.000. Di sepanjang jalan
kami melihat pemandangan yang begitu indah yang disuguhkan Gunung Gunung dan
Danau di sepanjang jalan menuju Pasaman, di dalam bus kami bercerita dengan
bapak bapak dan bapak itu sangat baik dia menyarankan kami turun di simpang
empat dan saat itu hujan deras. Setelah beberapa jam perjalanan kami tiba di
simpang empat pada pukul 17:12 WIB, kami menunggu di depan warung di simpang
empat tersebut tidak lama seorang tukang ojek menawarkan kami tumpangan dan
bang Rizki “Beser” bernegosiasi dengan tukang ojek tersebut dan akhirnya kami
naik ojek menuju Base Cam Gunung Talamau dengan harga Rp.60.000 untuk 3 orang dan
tiba di Base Cam Gunung Talamau pukul
17:44 WIB. Saat tiba di base cam kami di sambut oleh bapak penunggu Base Cam
dan dia menyuruh anaknya menelpon bang Andri, setelah bang Andri datang kami
pun di beri petunjuk dan arahan untuk pendakian ternyata kalau pendaki perdana
harus menyewa guide . Dan kami pun membayar simaksi pendakian Rp.5.000\orang
dan sewa guide 150\hari. Setelah itu bang Rizki “Beser” di temani bang Andri
membeli sayuran, setelah bang Rizki “Beser” tiba kami membersihkan diri.
Setelah semuanya selesai mandi kamipun masak untuk makan malam dengan
mengeluarkan logistik da peralatan kami memasak makan malam saya memasak nasi
dan Herpian “Conges” memasak lauk pauk. Seusai memasak kami bertiga makan
malam, seusai makan malam saya membersihkan piring dan peralatan, dan kami pun
tidur untuk melakukan pendakian besok pagi.
Keesokan paginya setelah usai mandi, masak dan makan pagi kami bersiap
siap melakukan pendakian ke Gunung Talamau. setelah menunggu bang Andri datang
yang membawa guidenya. Dan kami pun memulai pendakian ke Gunung Talamau pukul
07:48 WIB berjalan melewati jalan
berbatu yang agak landai -+ 30 menit rest sejenak di rumah saudagar kaya di
sana terdapat banyak ikan mas yang cukup besar dan ada macan di kandangnya.
Setelah berfoto foto dan rest sejenak kami pun melanjutkan pendakian, setelah
berjalan kami pun tiba di sebuah sungai yang dangkal teapi bayak batu batu
besar dan air yang cukup deras kami pun melewati sungai tersebut,sayapun
terjatuh saat melewati sungai itu dan celana yang saya gunakan basah. Setelah
melewati sungai kami melewati kebun kelapa sawit belum masuk di rimba jalur
sudah terjal dan harus menggunakan tali webbing, setelah beberapa jam
perjalanan kami pun tiba di Post Harimau Campo.
Di Post Harimau Campo kami rest cukup lama dan kami pun masak untuk makan
siang saya mengeluarkan logistik dan peralatan memasak, kami memasak nasi dan
mie, seusai makan siang saya bersihkan dan saya packing lagi barang barang dan
kata bang Antri selaku guide kami dia menyuruh kami menunggu temannya yg baru
mau naik , setelah beberapa lama temannya pun tak kunjung datang dan kami pun
melanjutkan perjalanan lagi pukul 14:27 WIB. Saat dari Harimau Campo belum
memasuki rimba kami masih melewati perkebunan warga yang cukup jauh, setelah
itu baru lah masuk di hutan rimba Gunung Talamau jalan yang dilewati cukup
terjal dan berlumpur tidak ada landainya. Sepanjang perjalanan saya sering
sekali terpeleset dan tersungkur yang membuat saya sangat berlumpur. Beberapa
jam perjalanan akhirnya kami tiba di post Rindu Alam dan rest beberapa menit
sayapun mengambi air untuk minum. Pada pukul 16:19 WIB kami melanjutkan
perjalanan saat berjalan cukup lama kaki saya keram tak bisa jalan akhirnya
saya tersungkur saat itu Herpian “Conges” menyuruh saya untuk istirahat sentar,
saat saya sudah merasa baik saya melanjutkan perjalanan, di sepanjang
perjalanan kaki saya selalu keram yang sangat parah tetapi bang Rizki “Beser”
Herpian “Conges” dan bang Antri menyemangati saya.
Saat masih di jalur pendakian hari berganti gelap dan saya pun tidak
sanggup melakukan perjalanan karena keram yang parah pada kaki saya membuat
saya selalu tersungkur ke tanah, dan Herpian “Conges” memarahi saya dan memberi
motifasi kepada saya. Saat saya tidak sanggup melakukan perjalanan saya
memutuskan untuk turun dan ngecam di Post Rindu Alam tetapi Herpian “Conges”
memarahi saya dan dia berkata kita sudah cukup jauh dari Post Rindu Alam,
akhirnya sambil menunggu kaki saya pulih kami memasak energen dan mengeluarkan
headlam dari dalam cerrier. Setelah selesai kami melanjutkan perjalanan di
malam hari, kaki saya beberapa kali sangat keram dan membuatkan saya tersungkur
lagi dan lagi yang membuat tracking saya koyak. Setelah melakukan perjalanan
akhirnya kami pun tiba di Cam Bumi Sarasah pada pukul 21:23 WIB. Dan dengan
cepat Herpian “Conges” menyuruh saya mengeluarkan tenda dan kami pun memasang
tenda setelah tenda selesai kami pun mengganti pakaian dan membereskan
peralatan ke dalam tenda dan saya memasak untuk makan malam meskipun kaki saya
masih sangat keram, kami memasak nasi, dan mie. Selagi saya masak Herpian
“Conges” membuat kopi. Seusai makan dan ngopi kami pun tidur untuk
mempersiapkan fisik untuk Summit besok. Saat pagi tiba kami pun bangun dan saya
mengambil air dan setelah itu saya yang di bantu Herpian memasak makan pagi
kami memasak nasi, sarden, mie, sayur, dan telur setelah usai masak kami pun
makan pagi ternyata pagi itu banyak terdapat burung di tenda kami burung itu
sangat jianak dan tidak takut pada para pendaki. Setelah makan saya pun
membersihkan piring, cangkir, dan peralatan masak yang lain. Setelah semua fit
saya sempat mengurungkan niat saya untuk ikut ke puncak tetapi bang Rizki
“Beser”, Herpian “Conges”, dan bang Antri menyemangati saya dan akhirnya
sayapun mau ikut ke puncak untuk Pengembaraan saya.
Pada pukul 09:00 WIB kami melakukan perjalanan ke puncak, setalah jauh
perjalanan kaki saya pun keram kembali dengan ditantangnya jalur pendakian yang
sangat terjal dan berlumpur, setelah melakukan perjalanan sekitar pukul 11:48
WIB kami tiba di telaga Gunung Talamau. Ternyata guide kami tak sanggup
melakukan perjalanan ke puncak dan kami hanya bertiga menuju puncak, pada pukul
12:33 WIB akhirnya kami bertiga yaitu saya Anton Prastiyo, Herpian Syahrul
“Conges” dan Rizki Adi Putra “Beser” berhasil menginjakkan kaki di puncak
tertinggi Sumatra Barat dengan rasa bangga dan haru saya tertunduk kaku di
puncak Gunung Talamau. Dan langsung saja memulai pelantikan Anggota Muda
menjadi Anggota Tetap yang dipimpin dan dibina oleh bang Rizki “Beser”,dan
sayapun diberi nama rimba atau nama lapangan yaitu “Kenyong” yang artinya “Kebo
Nyongkor”, setelah pelantikan kami pun berfoto foto sebentar dan langsung
turun. Samapai di telaga kami langsung mengajak guide kami turum menuju Post
Bumi Sarasah, kami turun dengan berjalan santai da pada pukul 15:07 kami tiba
di Post Bumi Sarasah. Setelah sampai di Bumi Sarasah ternyata ada pendaki lain
yang baru naik di sana. Setelah packing barang barang kami pun bergegas turun
kami turun dengan berlari dan saat turun saya sangat sering sekali tersungkur,
pada pukul 18:03 kami sampai di Harimau Campo dan lanjut turun meninggalkan
guide tersebut menuju Base Camp, setalah berjalan turun dari Harimau Campo di
setengah perjalanan turun hari sudah berubah menjadi gelap kami pun
mengeluarkan headlamp dari dalam cerrier dan saat itu kami melewati jalan yang
curam dan licin saya pun sering terpeleset dan tersungkur. Setelah melewati kebun
kelapa sawit yang curam saya pun merasa sangat lelah dan meminta Herpian “Conges”
untuk rest sejenak tetapi dia memaksa saya untuk lanjut perjalanan karena hari
sudah semakin gelap, saya pun memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan
setelah melewati kebun kelapa sawit kami pun melewati sungai, setelah melewati
sungai kami bertiga yang tanpa guide yang kami tinggalkan jauh di belakang kami
bertiga lupa jalan apakah jalan yang lurus atau jalan yang belok ke kanan yang
menanjak, dan Herpian “Conges” mengecek jalan yang belok ke kanan atas ternyata
jalan yang di cek tersebut salah kami pun memutar balik. Kami pun memutar balik
jalan dan saat memutar balik saya sudah tidak sanggup lagi untuk berjalan saya
memilih untuk istirhat tetapi bang Rizki “ Beser” dan Herpian “Conges” memaksa
saya untuk lanju karena hari semakin gelap. Tidak lama kemudian bang Antri
selaku guide kami tiba tetapi dia hanya lewat saja dan tidak menghiraukan kami
mungkin karena kami meninggalkan dia. Dan memaksakan diri untuk berjalan
ternyata jalan yang lurus yang benar dan jarak kami sampai ke tempat juragan
yang kaya itu sudah dekat, berjalan hanya beberapa menit kami semua tiba di
tempat juragan yang kaya tersebut, kami pun rest karena air yang kami bawa abis
jadi saya dan bang Rizki “Beser” meminta air minum kepada bapak juragan kaya
tersebut, setelah menerima air minum dari bapak tersebut kami pun minum air
tersebut dan ternyata bapak itu memberikan kami Durian dan pada malam itu kami
banyak Durian. Setelah makan Durian dan istirahat sebentar kami pun melanjutkan
perjalanan turun menuju Base Camp, tiba di Base Camp pukul 11:23 WIB, Sesampai
di Base Camp kami pun madi dan membersihkan diri dan setelah itu bang Rizki
“Beser” dan Herpian “Conges” memberikan uang penyewaan guide sebesar Rp.300.000
yang di berikan kepada bang Antri yang menjadi guide kami selama perjalanan
pendakian. Saat semuanya selesai kami bertiga langsung tidur.
Pagi telah tiba kami pun bergantian mandi, saat semuanya selesai madi
kami pun packing barang barang dan bersiap untuk pulang. Pukul 06:00 WIB
bersiap berangkat pualang dari Base Camp, setelah berpamitan pulang kepada
Bapak dan Ibu penjaga Base Camp dan bang Andri kami bertiga pun pulang menuju
Bukit Tinggi dengan harga Rp.40.000, setelah keluar dari Desa Pinaga bus yang
kami naiki stop sebentar untuk mencari penumpang sambil menunggu kami pun makan
lontong sayur dengan harga Rp.7.000/ orang. Seusai makan bus pun berangkat
menuju Bukit Tinggi di sepanjang perjalanan saya hanya tertidur karena
kelelahan. Sekitar 5 jam perjalanan akhirnya kami pun sampai di Terminal Bukit
Tinggi, sesampai di Bukit Tinggi kami kebingungan untuk membeli tiket untuk
pulang ke Palembang karena tiket sangat mahal dan uang kami kurang untuk
pulang, saya, bang Rizki “Beser”, dan Herpian “Conges” bernegosiasi dengan
penjaga loket. Akhirnya penjual tiket tersebut memberikan harga tiket seharga
Rp.750.000, Herpian “Conges” pun meminta transfer kepada ibunya sebesar
Rp.300.000 dan uang itu pun kami patungan untuk menggantinya setelah sampai di
Prabumulih nanti. Dan kami pun berangkat dari Bukit Tinggi pada pukul 15:27
WIB dan di jalan pulang kami membeli mie
goreng ungkus seharga Rp.15.000 untuk 3 bungkus. Pada pukul 07:43 WIB kami
sampai di jambi, transit bus menuju Palembang. Pada pukul 10:25 kami berangkat
dari jambi menuju Palembang. Akhirnya kami pun sampai dan turun di Air Batu pukul
17:57 WIB kami pun menginap di rumah bang Nopri, keesokan paginya brangkat dari
dari Air Batu pukul 05:30 WIB menuju KM 12, di KM 12 kami pun naik damri pada
pukul 06:23 WIB menuju Prabumulih dan tiba di Prabumulih pukul 08:41 WIB turun
di depan Nasional dan di jemput kawan pulang menuju Sekber pukul 08:53 WIB.